Yang Hilang Tidak Tercatat
Saat itu, tidak ada yang terasa berbeda. Manusia-manusia penggapai mimpi beraktivitas sebagaimana biasanya, hidup menjalankan aturan dengan pengharapan hidup layak. Pengharapan yang datang bukan hanya dari keinginan sendiri, namun bahkan menjadi tolak ukur pengubah nasib kelompoknya.
Hidup luntang-lanting menjalani syarat mimpi yang diciptakan kelompok tinggi. Menanti musim-musim yang harus dilewati sebelum seseorang dianggap pantas tiba. Ya, untuk dianggap sebagai seseorang itu memang banyak yang akan diperhitungkan dan korbankan. Semua manusia sepatutnya merasakan itu, bukan?
Namun, tidak semua yang dilewati dalam perjalanan itu pernah benar-benar dihitung. Ada yang hilang, senyap, tanpa pernah dicatat. Tergeser pelan oleh arus yang sempat dipilih, jejaknya luruh dari daftar yang terus diperbarui, menyisakan sunyi yang tak pernah dianggap ada.
Penulis: Machaa
Editor: Dipsi
MUNGKIN KAMU SUKA
Seruan Aksi Aliansi Mahasiswa Sekota Palu "cabut UU Cipta Kerja" Belum Mendapatkan Titik Terang.
Senin, 03 April 2022. Aliansi mahasiswa sekota Palu melakukan seruan aksi cabut UU cipta Kerja didepan kantor DPRD Sulteng Palu.
Seruan…
Pengukuhan Lembaga FISIP Untad: Upgrade Tata Kelola Menuju Akreditasi Unggul
PALU, Kamis (7/5) – Sebanyak 16 lembaga kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako resmi dikukuhkan pada Kamis…
Tuntut Transparansi Hasil Audit BPK, GMU Lakukan Aksi Bisu
Di depan kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Tengah telah terjadi aksi bisu yang dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Untad (GMU) yang merupakan aksi lanjutan dari…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD