Kampus Tak Lagi Aman, Mahasiswi FMIPA UNTAD Alami Pelecehan
Seorang mahasiswi FMIPA Universitas Tadulako diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pria tak dikenal di area gerbang depan kampus UNTAD pada Selasa, 19 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan aktivitas akademik di lingkungan kampus.
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku datang menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan sebelum melakukan tindakan tidak senonoh di depan korban. Korban yang merasa takut dan terganggu sempat merekam pelaku sebagai bukti. Setelah kejadian, korban langsung melapor ke pos keamanan kampus. Namun saat petugas kembali ke lokasi, pelaku dikabarkan telah melarikan diri.
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi seluruh mahasiswa, terutama perempuan. Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat mahasiswa bertumbuh, beraktivitas, dan merasa terlindungi. Namun kenyataannya, kasus seperti ini justru membuat rasa aman perlahan hilang.
Sudah seharusnya pihak kampus meningkatkan pengawasan, memperketat sistem keamanannya, serta memberikan respons cepat terhadap laporan mahasiswa. Selain itu, penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pelecehan seksual bukan hal sepele dan tidak boleh dinormalisasi dalam bentuk apa pun.
Mahasiswa berhak merasa aman saat berada di lingkungan kampus. Jangan sampai rasa takut mengalahkan hak mahasiswa untuk belajar dan beraktivitas dengan nyaman.
Penulis: Nyxara
Editor: Dipsi
Baca tulisan lainnya: Ketika Tambang Lebih Dewasa Dari Manusia
MUNGKIN KAMU SUKA
HIMAP Menggelar Acara Diskusi Umum Bertema "Isu Lingkungan Dan Perempuan Serta Permasalahan Kebijakannya"
Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (UNTAD)…
TEMPO KEMBALI DI TEROR, KALI INI KIRIMAN PAKET TIKUS TERPENGGAL
Admin 1 tahun yang lalu
SEMARAK PAWAI OBOR DI PALU, TRADISI TAHUNAN SAMBUT BULAN SUCI
Admin 1 tahun yang lalu
LPM NASIONAL FISIP UNTAD