​Adu Gagasan Capresma Untad: Paslon 01 Gaungkan Inklusivitas, Paslon 02 Fokus Prestasi

Admin - UNTAD • UMUM
​Adu Gagasan Capresma Untad: Paslon 01 Gaungkan Inklusivitas, Paslon 02 Fokus Prestasi

PALU – Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menggelar agenda Debat Kandidat Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa dalam momentum Pemilihan Raya (Pemira). Agenda tersebut dilaksanakan oleh Majelis Mahasiswa  Untad di Aula Serbaguna Pascasarjana Untad dengan dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas pada Sabtu (13/6/2026).

‎Ajang adu gagasan antar paslon tersebut sengaja diinisiasi untuk membedah visi, misi, serta komitmen para kandidat dalam memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas ke depan. Untuk memandu jalannya pemaparan, pelaksanaan debat menghadirkan dua pasangan calon (Paslon), yakni Paslon 01 Febriansya dan Nur Ramlah, serta Paslon 02 Hidayatul Fatwa dan Moh. Afgan Rubyansyah.

‎Debat mengupas bagaimana arah pergerakan kelembagaan mahasiswa Untad mampu menjadi wadah yang inklusif sekaligus responsif terhadap isu-isu internal kampus. Menurut Febriansyah (Paslon 01), daya tarik utama yang ia bawa bersama timnya berpusat pada komitmen keterbukaan dan kesetaraan hak bagi seluruh civitas akademika tanpa memandang latar belakang golongan.

‎"Kami hadir membawa komitmen kolaborasi inklusif, transparansi, dan aspiratif itu sendiri. Bukan hanya mengedepankan satu saja, melainkan semua inklusivitas yang kita usahakan, termasuk bagaimana hak-hak kawan-kawan di agama lain dan tataran fakultas," ujarnya saat memaparkan argumen. Selain membahas arah inklusivitas kampus, Paslon 01 juga mengajak seluruh mahasiswa untuk merefleksikan pentingnya menjaga kedewasaan dalam berpolitik. Ruang kontestasi seperti Pemilma ini diharapkan tetap berjalan kondusif tanpa melahirkan gesekan antar kelompok.

‎Sesi debat Paslon 01 menggarisbawahi bahwa perbedaan asas harusnya menjadi landasan persatuan yang riang gembira. Sebagai penutup, Febriansyah mengutip puitis pesan kerendahan hati agar setiap mahasiswa mampu memberikan kontribusi terbaiknya bagi kampus, apa pun peran yang mereka ambil.

‎Sementara itu, Hidayatul Fatwa (Paslon 02) mengaku sangat optimis sejak awal tahapan verifikasi berkas dan memandang momentum debat ini sebagai ruang belajar strategis untuk menguji kematangan program kerja yang ia siapkan. "Visi misi yang saya bawakan salah satunya adalah program unggulan yang berkelanjutan. Bagaimana kami memfasilitasi dan mewadahi jejaring teman-teman mahasiswa yang berprestasi di tataran se-universitas melalui pembentukan komunitas khusus," jelasnya.

‎Ia juga berharap agar komunitas tersebut nantinya dapat berkembang secara mandiri menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) resmi, sehingga program pengembangan prestasi mahasiswa tidak mandek di satu periode saja, melainkan terus berkelanjutan.

Penulis: LPM NASIONAL

Editor: Sasa

Reporter: Armila Sam dan Zahra Nurizk

Baca tulisan lainnya: SIMPOSIUM HIV/AIDS ELSAM UNTAD DORONG KESADARAN DAN PENGHAPUSAN STIGMA TERHADAP ODHA

Admin - UNTAD • UMUM Minggu, 14 Jun 2026 - 3:07 pm

MUNGKIN KAMU SUKA

ALIANSI JURNALIS DI PALU TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG PENYIARAN

Pada Hari Jumat (24/05/2024) Kelompok Aliansi Jurnalis di Palu melakukan aksi di Tugu Nol Kilometer di Jalan Hasanudin pada pukul 16.00  WITA. Pada…

Admin 2 tahun yang lalu
SEKSISME DALAM KAMPANYE PEMILU 2024 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEKERASAN PADA PEREMPUAN

Pemilu 2024 akhirnya dinyatakan selesai, Indonesia menyaksikan maraknya kampanye dari calon kepala daerah di berbagai wilayah. Namun, di tengah semangat demokrasi, ada sisi gelap yang…

Admin 1 tahun yang lalu
FISIP Champions League Ke-XIII: Memeriahkan Olahraga Dan Meningkatkan Elektabilitas UKOF Di Universitas Tadulako

Unit Kegiatan Olahraga FISIP (UKOF) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan kegiatan FISIP Champions League (FCL) yang ke-XIII pada hari Kamis, (21/12/2023). FISIP Champions League (FCL) merupakan…

Admin 2 tahun yang lalu