Satu Nyawa Melayang, Kebijakan Tes Kesehatan Untad Kembali Disorot
PALU – Kebijakan wajib tes kesehatan terpusat di Rumah Sakit (RS) Universitas Tadulako (UNTAD) kembali menuai kecaman hebat setelah seorang calon mahasiswa baru asal Poso tewas akibat kecelakaan saat menempuh perjalanan pulang menuju kampung halamannya pada Senin, 27/04/2026. Tragedi ini menjadi puncak gunung es dari polemik berkepanjangan sejak 2023, di mana kebijakan serupa sempat dituding sebagai bentuk monopoli dan pungutan liar, karena biaya di RS kampus jauh lebih tinggi dibandingkan Puskesmas, serta adanya diskriminasi aturan yang hanya mewajibkan jalur mandiri (SMMPTN) untuk tes di lokasi tertentu.
Baca berita lainnya : Kebijakan Tes Kesehatan Tidak 'sehat'?
​Mahasiswa baru saat ini memprotes keras aturan kaku tersebut karena dianggap mengabaikan keselamatan dan membebani finansial dengan biaya yang dikeluarkan tentunya lebih besar bagi mereka yang berdomisili di luar Palu, mengingat pemeriksaan dasar sebenarnya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan daerah asal.
"Hal yang diperiksa di RS Untad sebenarnya bisa dilakukan di puskesmas terdekat, tapi apalah daya kita dipaksa mengikuti aturan," ungkap salah satu mahasiswa baru.
Di sisi lain, dilansir dari potretcelebes.com pihak kampus sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa kebijakan satu pintu ini bertujuan menjamin keabsahan hasil medis dan mencegah pemalsuan dokumen, dengan dalih telah memberi opsi bagi mahasiswa luar kota untuk tes menjelang kegiatan PKKMB. Hingga kini pihak kampus masih bungkam dan belum memberikan pernyataan ataupun tanggapan terkait kasus kehilangan nyawa akibat kebijakan tes kesehatan yang dikeluarkan oleh kampus.
Penulis : Dipsi
MUNGKIN KAMU SUKA
Serukan Sembilan Tuntutan, GMU Dan Rektor Untad Tidak Menemui Titik Terang
Ganyang mafia kampus, tindak tegas seluruh indikasi pelanggaran di Universitas Tadulako (Untad). Isu sentral yang disuarakan oleh seluruh mahasiswa Untad yang membentuk Gerakan Mahasiswa Untad…
Bincang Bersama Kadispora Dan Mahasiswa Berprestsi Dalam Edutalk
Edufair Palu-Mengusung Tema “Lets Change The Quality Of Human Resources In Our Hometon” dilatarbelakangi oleh harapan pendidikan untuk Sulawesi Tengah agar terus mengasah potensi diri…
HARI HAM 2024: SAATNYA INDONESIA TUNTAS MENUNTUT KEADILAN DAN MEMPERBAIKI REKAM JEJAK PELANGGARAN
Hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang diperingati setiap 10 Desember seharusnya bukan sekadar seremoni atau rutinitas tahunan yang lewat begitu saja. Ini adalah momen yang…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD