Pudarnya Sila Ke-5
Keadilan mulai merangkak pergi di negeriku
Dipimpin penguasa korup yang serakah
kebohongan dan korupsi kian hari merajalela
Impunitas sungguh lumrah di negeriku
Penguasa seakan bersetubuh dengan keadilan
Hukum di negeriku bagaikan hukum rimba
Yang berkuasa makin berjaya
Yang lemah makin tertindas
Realitas ini mengalir lancar dalam sistem
Para penegak keadilan dapat dibeli seakan mereka budak penguasa
Rupiah adalah apresiasi bagi mereka
Rakyat kecil yang tak berdaya dikambing hitamkan
hak mereka dirampas demi memenuhi hasrat dunia semata
Penulis : Cahyadin
MUNGKIN KAMU SUKA
SUMPAH PEMUDA: TONGGAK PERSATUAN YANG TAK LEKANG OLEH WAKTU
Sumpah Pemuda menjadi momen bersejarah yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Pada 28 Oktober 1928, pemuda-pemudi dari berbagai wilayah, agama,…
Pelakon Sandiwara
Penuh gimik
Ia hanya ingin dilirik
Lihatlah
Panggungnya berdiri megah
Disoroti lampu berwarna cerah
Tapi itu tak lantas membuat karakternya kokoh
Janji awal…
KECEWA DENGAN RESPON PEMERINTAH, GERAKAN MAHASISWA UNTAD NYATAKAN KETIDAKPERCAYAAN TERHADAP KOMITMEN DPRD SULTENG
Gerakan Mahasiswa Universitas Tadulako menyatakan ketidakpercayaan terhadap komitmen DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, setelah aksi demonstrasi pada 27 Februari 2026 di mana aspirasi mahasiswa…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD