Diduga Pungli Tes Kesehatan Mahasiswa Baru, Begini Tanggapan Rektor Untad
Sejumlah mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untad, hari ini (Jum'at, 4/8/2023) melakukan aksi demonstrasi menolak kebijakan tes kesehatan yang dinilai memberatkan calon mahasiswa dan orang tua calon mahasiswa baru. Dari aksi demontrasi yang dilakukan di depan Gedung Rektorat Untad tadi siang, Rektor yang ditemani Ketua Senat dan Jajaran Wakil Rektor memberi kejelasan terkait tes kesehatan.
Setelah melakukan dialog bersama peserta aksi di depan Gedung Rektorat, massa aksi meminta agar regulasi yang dikeluarkan oleh kampus tentang kewajiban mahasiswa baru yang telah lulus melalui tes jalur mandiri diwajibkan untuk melakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Universitas Tadulako segera dihapuskan.
Rektor beserta jajarannya menjelaskan, "Sebelumnya kami telah menerima perwakilan BEM untuk berdiskusi tentang keberadaan pemeriksaan kesehatan khususnya yang dilakukan sebagaimana tuntutan yang ada, perlu kami sampaikan bahwa empat (4) tahun terakhir setelah Covid agar tidak ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sehingga hampir seluruh universitas yang ada di Indonesia, hampir semua mahasiswa barunya melakukan tes kesehatan," Ujar Prof. Amar, sebagai Rektor Untad.
Beliau juga menambahkan bahwa dalam periode yang baru ini, Rektor beserta jajarannya akan melakukan sebuah sistem yang baru. Akan ada record data seluruh mahasiswa Universitas Tadulako yang mulai dilakukan dari mahasiswa baru tahun ini, dikarena untad akan membangun sistem digitalisasi full selama dua tahun kedepan.
Ia juga mengatakan salah satu alasan mengapa dilakukan record tes kesehatan guna memberikan data untuk keperluan asuransi kesehatan bagi seluruh mahasiswa Untad.
Rektor menjelaskan untuk biaya tes kesehatan yang dinilai memberatkan calon mahasiswa baru adalah langsung dari rumah sakit sesuai dangan tes-tes kesehatan yang akan dilakukan, Rektor juga menyampaikan bahwa dugaan Pungli (pungutan liar) itu tidak benar dan beliau berani bertanggungjawab bila terjadi Pungli dalam kasus ini.
"Pelaksanaan pemeriksaan bagi mahasiswa baru yang dilaksanakan di Rumah sakit universitas Tadulako, dilaksanakan dangan transparan dengan pembiayaan-pembiayaan yang telah sesuai dengan rincian yang telah diusul kan oleh pihak rumah sakit, sekiranya ada yang menganggap sebagai pungli atau semacanya silahkan dilaporkan, kami siap bertanggungjawab terhadap hasil yang telah kami keluarkan sebagai kebijakan untuk mahasiswa." Ujar Prof. Amar.
Ia juga memaparkan alasan lain mengapa tes kesehatan ini harus dilakukan di Rumah Sakit Universitas Tadulako agar seluruh hasil tes-nya sama rata dan menghindari oknum tidak bertanggungjawab yang memperjualkan surat tes kesehatan tanpa dites terlebih dahulu.
Salah satu massa aksi menanyakan mengapa tes kesehatan wajib di RS universitas Tadulako hanya berlaku pada mahasiswa jalur mandiri?
Untuk pertanyaan ini, Rektor menjawab bahwasannya hal ini karena wewenang Rektor saat ini disahkan diwaktu ujian mandiri berlangsung, sehingga hal tersebut berlaku mulai dari calon mahasiswa baru jalur mandiri. Namun, kedepannya jika diperlukan mahasiswa jalur lainnya serta mahasiswa lama akan dilakukan tes kesehatan untuk mendapatkan record yang lebih akurat.
Editor: Malik & Syarif
Reporter: Akbar
MUNGKIN KAMU SUKA
LEMBAGA PERS MAHASISWA (LPM) BUKAN HUMAS KAMPUS
Lembaga pers mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam lingkungan kampus. Mereka tidak hanya bertugas untuk meningkatkan citra kampus melalui pemberitaan tentang prestasi…
ANTARA BERBAGI TIPS LIPUTAN MENDALAM DI FISIP UNTAD PALU
Dalam upaya meningkatkan kualitas jurnalistik mahasiswa, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Nasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) Palu, mengundang…
PEMILIHAN PRESMA TELAH BERLANGSUNG
Pada hari Senin tanggal (01/04/2024) pemilihan Presiden Mahasiswa (PRESMA) selanjutnya telah berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako pada pukul 08.00-16.00…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD