Di Ujung Sendiri
Malam enggan beranjak, sunyi menggigit.
Di meja kosong, nasi dingin menanti.
Sendok bergetar dalam genggaman,
Rindu mengalir, membelah keheningan.
Satu piring penuh kesepian,
Tanpa tawa, tanpa pelukan.
Di ujung fajar, bayang-bayang berlari,
Menghantui langkah, meski hati berusaha berdiri.
Sahur ini, seperti mimpi buruk,
Tanpa kasih orang tua, hanya pilu membekas.
Dalam kesunyian, kutemukan diri,
Namun hampa, tanpa air mata mengalir.
Penulis: Anatya
MUNGKIN KAMU SUKA
UKOF UNIVERSITAS TADULAKO GELAR LOMBA FUTSAL CHAMPION LEAGUE 2024
Unit Kegiatan Olahraga Fisip (UKOF) Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan Lomba Futsal Champion League (FCL) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di gedung Gelora Bumi Kaktus Andiraga Petalolo.…
"APAKAH SEMUA PERBEDAAN HARUS DIHARGAI"
Apa yang pertama terlintas dibenak kalian ketika mendengarkan masyarakat inklusif? Sesuatu hal tentang perbedaan? Saling menghargai keberagaman? Toleransi? Ya itu semua adalah tentang…
Pasar Kewirausahaan Semangat Baru Jiwa Wirausaha
Jum'at (3/12/2021), Program Studi (Prodi) Administrasi Publik menggelar Pasar Kewirausahaan pada Kamis, 2 Desember hingga Jum'at, 3 Desember 2021. Bertempat di di Fisip Park, acara…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD