Di Ujung Sendiri
Malam enggan beranjak, sunyi menggigit.
Di meja kosong, nasi dingin menanti.
Sendok bergetar dalam genggaman,
Rindu mengalir, membelah keheningan.
Satu piring penuh kesepian,
Tanpa tawa, tanpa pelukan.
Di ujung fajar, bayang-bayang berlari,
Menghantui langkah, meski hati berusaha berdiri.
Sahur ini, seperti mimpi buruk,
Tanpa kasih orang tua, hanya pilu membekas.
Dalam kesunyian, kutemukan diri,
Namun hampa, tanpa air mata mengalir.
Penulis: Anatya
MUNGKIN KAMU SUKA
Serukan Sembilan Tuntutan, GMU Dan Rektor Untad Tidak Menemui Titik Terang
Ganyang mafia kampus, tindak tegas seluruh indikasi pelanggaran di Universitas Tadulako (Untad). Isu sentral yang disuarakan oleh seluruh mahasiswa Untad yang membentuk Gerakan Mahasiswa Untad…
Seruan Aksi Aliansi Mahasiswa Sekota Palu "cabut UU Cipta Kerja" Belum Mendapatkan Titik Terang.
Senin, 03 April 2022. Aliansi mahasiswa sekota Palu melakukan seruan aksi cabut UU cipta Kerja didepan kantor DPRD Sulteng Palu.
Seruan…
SETELAH LAMA TERTUNDA, PEMIRA FISIP AKHIRNYA TERLAKSANA
Setelah tertunda beberapa bulan, akhirnya pemilihan ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD