Di Ujung Sendiri

Admin - UMUM • PUISI
Di Ujung Sendiri

Malam enggan beranjak, sunyi menggigit.
Di meja kosong, nasi dingin menanti.
Sendok bergetar dalam genggaman,  
Rindu mengalir, membelah keheningan.

Satu piring penuh kesepian,  
Tanpa tawa, tanpa pelukan.  
Di ujung fajar, bayang-bayang berlari,  
Menghantui langkah, meski hati berusaha berdiri.

Sahur ini, seperti mimpi buruk,  
Tanpa kasih orang tua, hanya pilu membekas.  
Dalam kesunyian, kutemukan diri,  
Namun hampa, tanpa air mata mengalir.

 

 

Penulis: Anatya

Admin - UMUM • PUISI Minggu, 15 Mar 2026 - 1:25 am

MUNGKIN KAMU SUKA

Dinilai Memberatkan, Aliansi Mahasiswa Untad Turun Menolak Kebijakan Wajib Tes Kesehatan

Aksi demonstrasi aliansi mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) dalam menolak regulasi tes kesehatan mahasiswa baru Untad, bersama dimulai dari depan pintu gerbang Universitas Tadulako…

Admin 3 tahun yang lalu
PERINGATAN 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN MENINGKATNYA KASUS FEMISIDA DI INDONESIA

Setiap tahun, kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan menjadi momen penting untuk mengingatkan dunia tentang kekerasan berbasis gender dan perjuangan panjang untuk menghapuskan kekerasan…

Admin 1 tahun yang lalu
Fisip Bersuara

Ketua panitia

Acara dibuat bem fisip ini tujuannya apa??

Untuk kegiatan ini dibuat sebenarnya saran dari hmj ukm bem disini sebagai fasilitator berkolaborasi dengan hmj…

Admin 4 tahun yang lalu