Cahaya Di Senja Yang Meranggas
Ada senja yang meranggas perlahan,
Menyisakan jejakmu di udara.
Aku masih mencari cahaya,
Dari tawa yang pernah kita rajut bersama.
Kau adalah kenangan indah,
Namun tak bisa kurengkuh kembali.
Jarak bukan hanya tentang ruang,
Tapi tentang hati yang tak lagi bertaut.
Di setiap langkah,
Aku berbisik śāntiḥ untukmu,
Meski aku sendiri terbenam dalam sunyi.
Aku kehilanganmu,
Seperti kehilangan rumah yang pernah kutemukan dalam tatapmu.
Jika suatu saat semesta berbelas kasih,
Dan jalan kita kembali bertemu,
Biarlah aku menyapamu dalam senyum.
Tanpa menuntut balas,
Karena cinta sejati adalah tyāga.
penulis : Varṣacālya
MUNGKIN KAMU SUKA
PILPRES TAIWAN DAN TANTANGAN INDONESIA
[LPM NASIONAL]-Democratic Progressive Party atau biasa dikenal sebagai DPP, memenangkan pertarungan pemilihan presiden di Taiwan pada tanggal 13 Januari kemarin. Lai Ching-te sukses…
MENGATASI STIGMA DALAM PENANGANAN HIV/AIDS
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah kondisi yang terjadi pada tahap lanjut…
Duduki Kantor DPRD, Tuntutan Aliansi Mahasiswa Se-Kota Palu Disetujui Ketua DPRD Sulteng
(11/4/22) Aliansi mahasiswa se-Kota Palu melakukan seruan aksi untuk menuntut tolak dan desak penghentian isu perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu, stabilkan harga minyak goreng,…
LPM NASIONAL FISIP UNTAD