Cahaya Di Senja Yang Meranggas
Ada senja yang meranggas perlahan,
Menyisakan jejakmu di udara.
Aku masih mencari cahaya,
Dari tawa yang pernah kita rajut bersama.
Kau adalah kenangan indah,
Namun tak bisa kurengkuh kembali.
Jarak bukan hanya tentang ruang,
Tapi tentang hati yang tak lagi bertaut.
Di setiap langkah,
Aku berbisik śāntiḥ untukmu,
Meski aku sendiri terbenam dalam sunyi.
Aku kehilanganmu,
Seperti kehilangan rumah yang pernah kutemukan dalam tatapmu.
Jika suatu saat semesta berbelas kasih,
Dan jalan kita kembali bertemu,
Biarlah aku menyapamu dalam senyum.
Tanpa menuntut balas,
Karena cinta sejati adalah tyāga.
penulis : Varṣacālya
MUNGKIN KAMU SUKA
Berlangsung Selama Tiga Hari, Rektor UNTAD Apresiasi Dies Natalis FISIP
Berbeda dengan Dies Natalis pada umumnya yang hanya berlangsung selama sehari. Hari jadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ke-59 tahun yang bertemakan "Sinergi…
AKU DAN MIMPI-MIMPIKU
LPM NASIONAL FISIP 1 tahun yang lalu
UNTAD Dalam Mencegah Dan Menangani Kasus Kekerasan Seksual
LPM NASIONAL FISIP 3 tahun yang lalu
LPM NASIONAL FISIP UNTAD